Senin, 03 Agustus 2009
Sabtu, 01 Agustus 2009
AIR BERSIH UNTUK SEMUA
Air……Air……Air………Di kota, di desa, di kampung, di gunung, di lembah, semua makhluk yang hidup memerlukan air untuk kebutuhan sehari hari. Manusia sebagai makhluk dengan beragam kegiatan, memerlukan air yang banyak untuk menunjang kegiatannya. Di kota, air dapat diperoleh dengan berbagai cara. Ada fasilitas dari pemerintah, ada fasilitas perseorangan, dan ada pula fasilitas kelompok. Untuk air yang bersih pun, dapat dengan mudah diperoleh, walaupun harus mengeluarkan biaya.
Pada daerah daerah luar kota, Lahan Pemukiman, lahan pertanian dan perkebunan merupakan satu daerah yang menyatu dan berkesinambungan. Dan lahan pertanian hamper selalu berada pada tempat yang lebih tinggi dari lahan permukiman. Sehingga air yang sampai ke rumah rumah, merupakan air yang sudah bercampur dengan sisa sisa pupuk, dan bahan bahan kimia lainnya. Untuk itulah program air bersih sangat diperlukan, baik diperkotaan maupun dipedesaan.Air pegunungan, merupakan sumber air bersih yang tak terelakkan dan merupakan sumber yang sangat potensial bagi masyarakat pedesaan. Sumber semacam ini hamper selalu tersedia di banyak tempat diseluruh Indonesia.
Factor keterkaitan utamanya adalah tersedianya lahan yang masih ditumbuhi oleh hutan lebat dan bukan tanaman homogeny, tanaman heterogen adalah lebih baik dan lebih menjamin ketersediaan sumber air bersih.
Sumber mata air dipedesaan, terletak cukup jauh dari permukiman penduduk, untuk itu, bila mengandalkan kemampuan masyarakat untuk mengalirkan air bersih dari sumber mata air ke permukiman penduduk, masyarakat menhadapi kendala dari tersedianya dana untuk mewujudkannya. Untuk itulah diperlukan uluran tangan dari pihak luar membantu masyarakat pedesaan tersebut.
Factor keterkaitan utamanya adalah tersedianya lahan yang masih ditumbuhi oleh hutan lebat dan bukan tanaman homogeny, tanaman heterogen adalah lebih baik dan lebih menjamin ketersediaan sumber air bersih.
Sumber mata air dipedesaan, terletak cukup jauh dari permukiman penduduk, untuk itu, bila mengandalkan kemampuan masyarakat untuk mengalirkan air bersih dari sumber mata air ke permukiman penduduk, masyarakat menhadapi kendala dari tersedianya dana untuk mewujudkannya. Untuk itulah diperlukan uluran tangan dari pihak luar membantu masyarakat pedesaan tersebut.

Kami sebagai masyarakat yang mengamati keadaan tersebut, melakukan upaya untuk dapat memecahkan masalah kebutuhan air bersih di pedesaan. Berkat adanya bantuan dari pihak yang ikut untuk berfikir dan bertindak untuk mengatasi masalah tersebut, melakukan upaya dengan melaksanakan bantuan untuk memberikan sarana bagi air bersih, yaitu dengan memasang instalasi perpipaan dari sumber mata air yang dibawa ke kampong kampong untuk dialirkan kesetiap rumah masyarakat.
Selama 4 (empat) tahun melaksanakan program bantuan tersebut, yaitu sejak tahun 2006 hinga 2009 ini, kami telah memasang instalasi pipa pvc kurang lebih sepanjang 360 km dan dapat menyalurkan air bersih kerumah rumah penduduk pedesaan sebanyak kurang lebih 17.000 rumah.

Langgan:
Entri (Atom)

